MDMC dan Lazismu PDM Kapuas Resmi Luncurkan Layanan Ambulans Gratis

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Majelis Penanggulangan Bencana Kesehatan (MDMC) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas resmi meluncurkan layanan unit ambulans baru. Inisiatif ini hadir sebagai bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap pemenuhan kebutuhan transportasi medis masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami kondisi darurat atau membutuhkan mobilisasi ke fasilitas kesehatan. ​Kehadiran unit ambulans ini bertujuan untuk mempercepat akses layanan kesehatan di wilayah Kapuas dan sekitarnya. Dengan armada yang siap siaga, MDMC dan Lazismu berharap dapat meringankan beban ekonomi keluarga pasien, mengingat layanan ini difokuskan untuk membantu warga yang membutuhkan tanpa memberatkan dari segi biaya operasional yang tinggi. ​Pihak PDM Kapuas menyatakan bahwa pengelolaan ambulans ini akan dilakukan secara profesional dan transparan. Selain untuk mengantar pasien sakit, armada ini juga disiapkan untuk m...

Hak Allah Atas Hamba



Oleh : Ustadz Suriani Jiddy, Lc

Hak Allah atas hamba adalah:
  1. Ibadah
  2. Tidak syirik kepada-Nya

Ini adalah misi seluruh Nabi dan Rasul yang pernah diutus Allah kepada manusia di muka bumi. Semua mereka membawa risalah / ajaran yang sama yaitu sembahlah Allah dan jauhilah thaghut. Ini juga dijelaskan Allah dalam Surat Al-Baqarah, 2 : 256 – Barangsiapa yang kufur kepada thaghut dan beriman kepada Allah sesungguhnya dia telah berpegang kepada buhul yang kuat.

Dalam surat Jin Allah berfirman – ada sekelompok orang meminta bantuan kepada sekelompok jin maka jin tersebut menambah kedurhakaan (72: 6)

Manusia tidak cukup beribadah kepada Allah SWT, tetapi kemudian manusia masih melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai tauhid. Sebagaimana makna kalimat tauhid ada dua bagian:
  1.  Nafi – meniadakan sembahan selain Allah SWT. Yang kita tiadakan bukanlah eksistensinya akan tetapi kebenarannya. Sebab kita tidak mungkin meniadakan sesuatu yang ada. Orang Majusi menyembah api, Sinto menyembah matahari, orang-orang musyrik menyembah patung tidak bisa kita nafikan. Yang kita tiadakan adalah kebenarannya. Tidak ada Tuhan yang hak yang berhak disembah selain Allah.
  2.  Itsbat – setelah kita nafikan, kemudian kita tetapkan yang hak yaitu Allah SWT.

Pada faktanya, tidak sedikit orang yang hanya melaksanakan ibadah tapi belum memenuhi hak Allah yang lain. Allah menegaskan dalam surat Yusuf, 12: 106 – tidaklah sebagian besar mereka beriman kepada Allah melainkan mereka syirik. Ini terjadi karena mereka tidak tahu hak Allah yang harus mereka tunaikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas