Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Jalan Sehat SMPN 1 Selat

Dalam rangka Reuni dan Ulang Tahun SMPN 1 Selat ke-62, pada hari Jum'at, 21 Juni 2013 diselenggarakan kegiatan Jalan Sehat. Kegiatan ini diikuti oleh para alumni, guru-guru dan murid-murid beserta keluarga besar SMPN 1 Selat. Rute jalan sehat ini dimulai SMPN 1 Selat, Jalan Kartini, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Ahmad Yani, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Seth Adji, kembali ke sekolah.

Hadiah yang disediakan oleh panitia adalah sepeda, dispenser, kipas angin, jam dinding, kompor gas, DVD player, dan berbagai hadiah hiburan lainnya.  Jalan Sehat ini dilepas oleh mantan guru SMPN 1 Selat yang paling tua yaitu dari tahun 1960-1963.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"