Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Buka Puasa Bersama SDIT Al-Amin Kapuas

Menjelang Buka Puasa Bersama SDIT Al-Amin Kapuas
Pada hari Jum'at, 26 Juli 2013 bertempat di Jalan Barito Gang XI dilaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama SDIT Al-Amin Kapuas. Kegiatan buka puasa ini diperuntukkan bagi para siswa-siswi, para guru, baik di KBIT, TKIT, SDIT dan Pondok Pesantren. Dalam ceramah berbuka puasa disampaikan bahwa umat Islam saat ini perlu memberi perhatian lebih pada upaya untuk lebih memahami Al-Qur'an, tidak cuma sekeder sebagai hiasan. Ramadhan menjadi mulia karena diturunkannya Al-Qur'an pada malam Al-Qadr. Para guru dan orang tua diharapkan bisa memberikan teladan dalam interaksi yang lebih baik dengan Qur'an. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas