Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Pesantren Kilat Ramadhan Masjid Agung Al-Mukarram 1434 H

Guru Farhan sedang memberikan materi
Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1434 H dilaksanakan di Masjid Agung Al-Mukarram mulai tanggal 10-13 Juli 2013. Kegiatan ini diikuti oleh 500-an orang siswa-siswi SMP/MTs dan SMA/SMK/MA dilingkungan kota Kuala Kapuas. Materi pesantren kilat ini disampaikan oleh para da'i dari Kementerian Agama Kabupaten Kapuas dan para ulama di Kuala Kapuas. Pesantren ini dilaksanakan dari jam 07.00 sampai waktu shalat Zuhur. Untuk mengisi kegiatan pagi sebelum pembicara datang, peserta membaca Qur'an. Materi yang disampaikan diantaranya adalah Tauhid, Sirah Nabawiyah, Keutamaan Puasa dan Shalat Berjama'ah dan Kebijakan Pemerintah Terhadap Pendidikan Agama. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)