Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

Tadarus di Langgar Al-Inayah

Muhammad Ramadhan mengikuti tadarus di Langgar Al-Inayah
Kegiatan tadarus di Langgar Al-Inayah sudah berlangsung lama. Namun jumlah orang yang mengikuti tadarus dari tahun ke tahun tidak bertambah malah berkurang. Hal ini disebabkan para remaja yang biasa mengisi langgar sekarang mereka sudah bekerja dan tidak lagi tinggal di dekat langgar. Tahun 2013 ini, ada tambahan tenaga baru untuk tadarus yaitu Muhammad Ramadhan, siswa kelas 7 Madrasah Tsanawiyah Selat. Jadi setiap malam, kalau yang hadir lengkap, peserta tadarus Qur'an ada empat orang, dua orang bapak-bapak dan dua orang remaja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas