Joseph Ana: Dokter yang Mengubah Wajah Pelayanan Kesehatan di Nigeria

Pada hari Minggu, 21 Juni 2026, saat membaca mailing list HIFA – Healthcare Information for All , saya menemukan kiriman dari Mbang Ana berjudul Open Access: Joseph Ana's BMJ Obituary . Tulisan itu memperkenalkan saya kembali pada sosok Dr. Joseph Ndemana Onebieni Ana , seorang dokter dari Afrika yang dikenal aktif berbagi gagasan tentang pelayanan kesehatan, termasuk melalui forum HIFA. Tulisan yang dimaksud adalah obituari karya Richard Smith di The BMJ , berjudul “Joseph Ana: surgeon and GP who overhauled healthcare in Nigeria” . Artikel tersebut menceritakan perjalanan hidup dan perjuangan Joseph Ana dalam memperbaiki sistem kesehatan di Nigeria, khususnya di Cross River State . Dokter yang Percaya bahwa Kesehatan Bukan Sekadar Gedung Joseph Ana bukan hanya seorang dokter bedah dan dokter umum. Ia adalah seorang pembaharu sistem kesehatan. Puncak kiprahnya terjadi pada tahun 2004 ketika ia diangkat menjadi Health Commissioner atau semacam kepala dinas kesehatan di Cross Rive...

Bibit Sapi (Straw)

Tempat penyimpanan sperma sapi
Pada saat berkunjung di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Desa Gandang pada hari Minggu, 25 Agustus 2013, admin banyak bertanya tentang Bibit (sperma) sapi yang disimpan dalam wadah pada gambar diatas. Wadah ini berisi sperma sapi yang disimpan dalam nitrogen cair. Sperma ini digunakan untuk melakukan inseminasi buatan pada sapi betina yang sedang birahi. Para petani biasanya mengetahui gejala bila sapinya sedang birahi. Nah pada saat itu dia akan memanggil dokter atau mantri hewan untuk melakukan inseminasi buatan.
Sarung tangan untuk membimbing masuknya "straw"
Bila sudah dihubungi warga masyarakat, dokter atau mantri hewan harus segera datang untuk melakukan inseminasi buatan, kalau tidak maka harus menunggu tiga minggu lagi saat sapi betinanya birahi kembali.
"Straw" (sperma yang akan dimasukkan)
Menurut keterangan dokter hewan Arief, inseminasi buatan ini dilakukan dengan memasukkan 'straw' yang berisi sperma ke dalan uterus sapi dengan bimbingan tangan yang berada di rektum sapi. Untuk melakukannya tangan yang berada dalam rektum sapi tentu saja harus menggunakan sarung tangan khusus seperti gambar diatas. Inseminasi buatan itu harus dapat dilakukan dalam waktu lima menit agar tidak mengakibatkan perlukaan pada rektum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas