The Salahuddin Generation (Ep. 8): “Kemenangan yang Membuka Kembali Yerusalem”: Hattin, Akhlak, dan Masuknya Salahuddin ke Al-Aqsa

Gambar
Episode ini adalah titik balik. Setelah bertahun-tahun menahan pecahnya umat, menutup banyak front, dan membangun kekuatan, Salahuddin akhirnya memukul pasukan Salib pada Battle of Hattin —kemenangan yang bukan sekadar taktik militer, tetapi juga kemenangan karakter . Yang paling kuat dari episode 8 bukan hanya “Yerusalem direbut”, tetapi bagaimana ia direbut: dengan strategi matang, disiplin, dan akhlak yang memantulkan cahaya kenabian—sehingga kota suci itu kembali tanpa pembantaian. Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Pasukan Salib Terbesar Berkumpul: “Umpan” Berhasil Ditelan (00:00–02:54) Setelah Tiberias dikepung, pasukan Salib mengumpulkan kekuatan terbesar—disebut lebih dari 60.000 . Salahuddin melihat mereka keluar dari benteng dan berkata kurang lebih: “Berhasil. Mereka menelan umpan.” Kuncinya: Salahuddin memaksa musuh bertempur di tempat yang ia pilih , waktu yang ia tentukan , dan cara yang ia atur —itulah resep kemenangan. Ia membagi pasukan jadi tiga...

Bibit Sapi (Straw)

Tempat penyimpanan sperma sapi
Pada saat berkunjung di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Desa Gandang pada hari Minggu, 25 Agustus 2013, admin banyak bertanya tentang Bibit (sperma) sapi yang disimpan dalam wadah pada gambar diatas. Wadah ini berisi sperma sapi yang disimpan dalam nitrogen cair. Sperma ini digunakan untuk melakukan inseminasi buatan pada sapi betina yang sedang birahi. Para petani biasanya mengetahui gejala bila sapinya sedang birahi. Nah pada saat itu dia akan memanggil dokter atau mantri hewan untuk melakukan inseminasi buatan.
Sarung tangan untuk membimbing masuknya "straw"
Bila sudah dihubungi warga masyarakat, dokter atau mantri hewan harus segera datang untuk melakukan inseminasi buatan, kalau tidak maka harus menunggu tiga minggu lagi saat sapi betinanya birahi kembali.
"Straw" (sperma yang akan dimasukkan)
Menurut keterangan dokter hewan Arief, inseminasi buatan ini dilakukan dengan memasukkan 'straw' yang berisi sperma ke dalan uterus sapi dengan bimbingan tangan yang berada di rektum sapi. Untuk melakukannya tangan yang berada dalam rektum sapi tentu saja harus menggunakan sarung tangan khusus seperti gambar diatas. Inseminasi buatan itu harus dapat dilakukan dalam waktu lima menit agar tidak mengakibatkan perlukaan pada rektum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas