Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Orang Kepercayaan Bupati

Saat berkunjung ke salah satu kabupaten di Kalteng, admin bertemu dengan seorang tim sukses bupati yang sekarang menjabat. Beliau menceritakan bahwa meskipun ia adalah orang kepercayaan Bupati, tapi ia tidak pernah mencari muka dihadapan Bupati. Bahkan ketika Bupati Open House, ia tidak datang. Malah Bupatinya yang menelpon beliau.

Setelah banyak orang mengetahui bahwa beliau adalah orang kepercayaan Bupati, banyak orang yang datang kepadanya untuk minta tolong, mulai dari orang yang ingin dicarikan lowongan sebagai tenaga kontrak di Pemkab, sampai kepala Dinas yang ingin dipertahankan dalam jabatannya saat ini. Meskipun demikian beliau tidak pernah mau mengemis kepada Bupati. Bahkan menurut keterangan beliau, sang Bupati masih berhutang budi padanya.

Beliau menceritakan bahwa orang-orang yang dulunya mengancamnya dan menyebutnya sebagai pengkhianat karena mendukung Bupati sekarang, kini mereka hormat kepada beliau.

Bupati pernah mengirim SMS kepada beliau bahwa sekarang banyak orang yang menjilat kepada Bupati.

Kami yang mendengar kisah beliau tersenyum-senyum. Beliau minta dido'akan agar tetap bisa terus memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Komentar

  1. Tersenyum senyum, what's the mean of that? LOL :-D

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)