The Salahuddin Generation (Serial 2) Perang Salib Pertama: Mengapa yang Runtuh Duluan Justru Kita?

Gambar
  Dalam Episode 2, Dr. Hassan Elwan mengajukan tesis yang “menyakitkan” tetapi penting: Yerusalem tidak jatuh pertama kali karena pasukan Salib lebih kuat atau lebih banyak—melainkan karena sesuatu di internal dunia Muslim sudah runtuh terlebih dahulu. Episode ini menelusuri Perang Salib Pertama dari mobilisasi Eropa, Nicaea, Dorylaeum, Antioch, Ma‘arra, hingga pembantaian Yerusalem tahun 1099—lalu menutupnya dengan pertanyaan tajam: mengapa orang-orang yang tulus terus kalah? 1) Kekuatan Paus dan mesin mobilisasi Eropa Dr. Hassan membuka dengan menjelaskan konteks Eropa abad pertengahan: meski terpecah secara politik, ada satu figur yang sangat dominan, yakni Paus —dipandang sebagai “otoritas tertinggi” yang ditaati, bahkan oleh para penguasa. Dari sinilah Perang Salib dipantik melalui seruan Paus Urban II di Clermont: gabungan retorika agama + janji keuntungan duniawi (tanah subur, harta, “milk and honey”). Intinya: mereka tidak hanya “marah”—mereka terorganisasi . 2) ...

Sarapan Sesudah Kuliah Subuh

Jama'ah kuliah subuh sedang menikmati Nasi Kuning
Saat akhir kuliah subuh yang disampaikan oleh Ustadz Suriani Jiddy, Lc yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 Agustus 2013 di Masjid Al-Ihsan, para jama'ah langsung menuju ke bagian belakang, rupanya sudah disiapkan nasi kuning. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Muhammadiyah Kecamatan Selat ini ingin membuat kebiasaan baru. Saat admin duduk untuk menyantap nasi kuning tersebut, Pak Sidik dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas yang duduk di samping admin mengatakan bahwa makan sesudah kuliah subuh ini biasa dilakukan di Kauman, Jogjakarta. Karena selama menjadi mahasiswa di Jogjakarta, beliau selalu mengikuti kegiatan ini. Nasi kuning ini disiapkan oleh Masjid Al-Ihsan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas