Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

MTsN Selat Menuju Go Green School


Kuala Kapuas (Humas),  Suasana lingkungan   yang hijau, asri, penuh dengan pepohonan maupun tanaman hias yang tertata rapi,  merupakan sebuah dambaan setiap warga madrasah. Hal ini  sejalan dengan   cuaca saat sekarang,  suhu udara cenderung  meningkat akibat dari pemanasan global yang disebabkan terjadinya efek rumah kaca, keadaan ini menuntut kepedulian masyarakat termasuk  warga MTsN. Selat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kondisi alam melalui pelestarian tanaman dilingkungannya.  

Sebagai wujud nyata turut menciptakan suasana lingkungan yang hijau penuh tanaman maka MTsN. Selat telah mencanangkan program  menuju “go green school”. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala MTsN. Selat Kapuas Sriyadi, M.Pd saat memberikan sambutan pada acara Pentas Seni, launching tabloid Gemilang dan website MTsN. Selat yang merupakan  kegiatan puncak HUT atau milad MTsN. Selat ke-16, yang digelar Sabtu (14/9). Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah,  Kepala Kantor Kementerian Agama KabupatenKapuas, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Ketua Komite Madrasah, Pengawas PAI Tingkat Menengah, Kepala MAN Selat, perwakilan OSIS dari MA / MTs / SMP / SMA serta  seluruh civitas MTsN Selat..

Dalam sambutannya Sriyadi, M.Pd mengatakan “Untuk menghijaukan lingkungan madrasah, dipinggir halaman yang belum ada tanamannya akan kami tanami dengan pohon pelindung dan  untuk menambah keindahan di depan kelas akan ditanami dengan jenis tanaman hias".

Sebagai tanda dimulainya program go green school, dilakukan penanaman pohon  oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, Kepala MTsN Selat dan Kepala TU MTsN Selat. (andg)

Sumber: Andang Jarwadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)