Cara Terbukti Membuat Kebiasaan Baru Menempel (Tanpa Harus “Niat Baja”)

Gambar
  Pernah merasa semangat di awal—misalnya mau olahraga, makan lebih sehat, atau belajar rutin—tapi seminggu kemudian kembali ke pola lama? Itu wajar. Banyak orang mengira kunci kebiasaan adalah motivasi besar dan kedisiplinan keras . Padahal, menurut ilmuwan perilaku dari Stanford University, BJ Fogg , kebiasaan justru lebih mudah terbentuk jika kita memulainya dari hal yang sangat kecil , lalu “ditanam” di rutinitas harian. Gagasan ini dibahas dalam episode Life Kit dari NPR berjudul A proven method to make a habit stick (13 Januari 2026). Intinya: kalau ingin kebiasaan baru bertahan, jangan mulai dari target besar. Mulailah dari versi yang paling mudah—bahkan terlihat “sepele”. Apa Itu Kebiasaan? BJ Fogg mendefinisikan kebiasaan sebagai sesuatu yang kita lakukan otomatis , tanpa banyak berpikir atau menimbang-nimbang. Jadi, yang menentukan kebiasaan bukan seberapa sering (harian/mingguan/tahunan), tetapi seberapa “otomatis” kita melakukannya. Contohnya: Menggosok gig...

Persiapan akhir Lomba P2WKSS

Ibu Muhajirin (paling kanan) sedang memberikan pengarahan
Pada hari Sabtu, 21 September 2013 rombongan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Daerah (BPPKBD) Kabupaten Kapuas dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas berangkat ke Desa Wargo Mulyo (UPT Lamunti II-B1) untuk melakukan persiapan akhir menjelang Lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Dalam persiapan ini, setiap detil kegiatan diperhatikan oleh tim supervisi dari kabupaten. Setelah memberi wejangan dan melihat persiapan acara, tim juga melakukan kunjungan ke lokasi penilaian, baik tanaman obat keluarga (Toga) maupun rumah sehat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas