Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Pawai 1 Muharram 1435 H

Atraksi peserta Pawai 1 Muharram 1435 H
Pawai 1 Muharram 1435 H dilaksanakan pada hari Selasa, 5 November 2013. Pawai dimulai dari Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Jalan Jendral Sudirman dan berakhir di Masjid Agung Al Mukarram, Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas. Pawai ini diikuti oleh lebih dari 100 kelompok peserta. Masing-masing peserta ada yang beranggotan beberapa belas orang sampai beberapa ratus orang. Peserta pawai ini tidak putus-putus mulai dari Start sampai Finish.

Pawai diikuti oleh pelajar mulai dari SD/MI, SMP/MTs, sampai SMA, SMK/MA. Selain itu kegiatan ini juga diikuti oleh organisasi mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Lembaga keagamaan pun tidak ketinggalan seperti Muslimat NU dan Lembaga Pengkajian Tilawatil Qur'an. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun tidak ketinggalan meramaikan pawai ini sekaligus sosialisasi Pemilihan Umum DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten pada tanggal 9 April 2014.

Macam-macam atraksi ditampilkan oleh peserta pawai. Ada drum band, pencak silat, tekwondo, pramuka, PMR, paskibraka, futsal, pecinta alam, habsyi, tarian dan lain-lain. Kendaraan yang digunakan pun bervariasi mulai dari gerobak, becak, mobil gowes, mobil biasa sampai ambulance. Kemeriahan pawai ini senantiasa ditunggu oleh masyarakat disepanjang tepi jalan yang dilewati oleh peserta pawai.

Berikut cuplikannya:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)