Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Pawai 1 Muharram 1435 H

Atraksi peserta Pawai 1 Muharram 1435 H
Pawai 1 Muharram 1435 H dilaksanakan pada hari Selasa, 5 November 2013. Pawai dimulai dari Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Jalan Jendral Sudirman dan berakhir di Masjid Agung Al Mukarram, Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas. Pawai ini diikuti oleh lebih dari 100 kelompok peserta. Masing-masing peserta ada yang beranggotan beberapa belas orang sampai beberapa ratus orang. Peserta pawai ini tidak putus-putus mulai dari Start sampai Finish.

Pawai diikuti oleh pelajar mulai dari SD/MI, SMP/MTs, sampai SMA, SMK/MA. Selain itu kegiatan ini juga diikuti oleh organisasi mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Lembaga keagamaan pun tidak ketinggalan seperti Muslimat NU dan Lembaga Pengkajian Tilawatil Qur'an. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun tidak ketinggalan meramaikan pawai ini sekaligus sosialisasi Pemilihan Umum DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten pada tanggal 9 April 2014.

Macam-macam atraksi ditampilkan oleh peserta pawai. Ada drum band, pencak silat, tekwondo, pramuka, PMR, paskibraka, futsal, pecinta alam, habsyi, tarian dan lain-lain. Kendaraan yang digunakan pun bervariasi mulai dari gerobak, becak, mobil gowes, mobil biasa sampai ambulance. Kemeriahan pawai ini senantiasa ditunggu oleh masyarakat disepanjang tepi jalan yang dilewati oleh peserta pawai.

Berikut cuplikannya:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)