Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Pawai 1 Muharram 1435 H

Atraksi peserta Pawai 1 Muharram 1435 H
Pawai 1 Muharram 1435 H dilaksanakan pada hari Selasa, 5 November 2013. Pawai dimulai dari Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Jalan Jendral Sudirman dan berakhir di Masjid Agung Al Mukarram, Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas. Pawai ini diikuti oleh lebih dari 100 kelompok peserta. Masing-masing peserta ada yang beranggotan beberapa belas orang sampai beberapa ratus orang. Peserta pawai ini tidak putus-putus mulai dari Start sampai Finish.

Pawai diikuti oleh pelajar mulai dari SD/MI, SMP/MTs, sampai SMA, SMK/MA. Selain itu kegiatan ini juga diikuti oleh organisasi mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Lembaga keagamaan pun tidak ketinggalan seperti Muslimat NU dan Lembaga Pengkajian Tilawatil Qur'an. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun tidak ketinggalan meramaikan pawai ini sekaligus sosialisasi Pemilihan Umum DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten pada tanggal 9 April 2014.

Macam-macam atraksi ditampilkan oleh peserta pawai. Ada drum band, pencak silat, tekwondo, pramuka, PMR, paskibraka, futsal, pecinta alam, habsyi, tarian dan lain-lain. Kendaraan yang digunakan pun bervariasi mulai dari gerobak, becak, mobil gowes, mobil biasa sampai ambulance. Kemeriahan pawai ini senantiasa ditunggu oleh masyarakat disepanjang tepi jalan yang dilewati oleh peserta pawai.

Berikut cuplikannya:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"