The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Perkiraan Pengguna Facebook di Kalimantan Tengah - per 10 November 2013

Perkiraan ini diperoleh dari situs Facebook. Berikut ini adalah daftar perkiraan diurutkan berdasarkan kabupaten / kota dengan jumlah pengguna facebook (sayang admin tidak mendapatkan informasi untuk Kabupaten Seruyan):
  • Palangka Raya - 150.000
  • Sampit - 64.000
  • Pangkalan Bun - 50.000
  • Kuala Kapuas - 19.800
  • Muara Teweh - 16.400
  • Buntok - 14.800
  • Kasongan - 8.600
  • Puruk Cahu - 7.400
  • Tamiang Layang - 7.000
  • Sukamara - 5.400
  • Pulang Pisau - 2.600
  • Kuala Kurun - 1.000
  • Nangabulik - 1.000

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas