Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Siswa MTsN Selat Raih Perunggu

Pak Awan Winanto (kiri) dan Muhammad Aulia Rohim
Kuala Kapuas (Humas), Siswa MTsN. Selat Kuala Kapuas, sebagai salah satu peserta yang mewakili Kalimantan Tengah dalam ajang Kompetisi Sain Madrasah (KSM) tingkat Nasional,  Muhammad Aulia Rohim berhasil meraih medali  Perunggu bidang Matematika. Prestasi tersebut diperoleh pada  Kompetisi Sain  yang diselenggarakan tanggal 5-9 Nopember 2013, di kota Malang Jawa Timur.  Muhammad Aulia Rohim yang sekarang duduk di kelas IX MTsN. Selat Kab. Kapuas menjadi peserta yang mewakili Kalteng. Sebagai pendamping pada ajang tersebut dipercayakan kepada Guru MTsN. Selat Awan Winanto, S.Pd.

Mengetahui keberhasilan  tersebut Kepala MTsN. Selat Sriyadi, M.Pd,  langsung memberikan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraihnya anak didiknya. “Alhamdhulillah, selamat dan luar biasa” kata Kepala Madrasah.

Selanjutnya, Sriyadi, mengungkapkan, kendati bukan medali emas atau perak yang diraih, hal ini membuktikan bahwa siswa  MTsN. Selat mampu bersaing dalam sebuah kompetisi bertaraf  nasional, yang pesertanya notabene hasil penyaringan ketat di propinsi asalnya. “Saya bersyukur dengan prestasi ini, karena dapat membawa nama harum Kalteng di tingkat nasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan semangat kepada siswa lainnya untuk selalu belajar dan berlatih dengan sungguh” ucapnya.

Sementara itu, Awan Winanto, S.Pd yang saat ini menjabat sebagai koordinator Olympiade Matematika di MTsN. Selat mengungkapkan, dengan prestasi tersebut  dirinya merasaan bangga dan haru bercampur menjadi satu karena pembinaan yang dilakukan selama ini mendapatkan hasil, walaupun bukan peringkat satu atau dua. “Kesungguhan, keuletan, motivasi dan kesabaran dari diri siswa serta kondisi lingkungan, sangat membantu dalam mencapai sebuah prestasi” ungkap awan Winanto.  (andg) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)