Ingin Hubungan Lebih Bermakna? Coba Lokakarya Praktis dari Pakar Stanford Ini

Gambar
Apakah Anda pernah merasa hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda terasa kurang dalam? Atau mungkin Anda rindu untuk kembali terhubung dengan teman-teman lama yang entah bagaimana perlahan menghilang dari radar? Di zaman yang serba digital ini, banyak dari kita merasakan tantangan yang sama dalam menjaga koneksi sosial yang otentik. Baru-baru ini, Stanford Lifestyle Medicine mengadakan sebuah lokakarya daring yang sangat relevan, dibawakan oleh dua pakar di bidang ilmu perilaku dan kesehatan sosial, Steven Crane, MS, dan BJ Fogg, PhD. Mereka tidak hanya membahas mengapa kita merasa semakin terisolasi, tetapi juga memberikan serangkaian kiat dan aktivitas praktis yang bisa langsung kita coba untuk memperkuat hubungan. Artikel ini merangkum wawasan dan metode-metode berharga dari lokakarya tersebut, disajikan dalam bahasa yang mudah dimengerti agar kita semua bisa mulai membangun kembali hubungan yang lebih sehat dan bermakna. Mengapa Koneksi Sosial Kita Melemah? Awal Mula dari Sebua...

Siswa MTsN Selat Raih Perunggu

Pak Awan Winanto (kiri) dan Muhammad Aulia Rohim
Kuala Kapuas (Humas), Siswa MTsN. Selat Kuala Kapuas, sebagai salah satu peserta yang mewakili Kalimantan Tengah dalam ajang Kompetisi Sain Madrasah (KSM) tingkat Nasional,  Muhammad Aulia Rohim berhasil meraih medali  Perunggu bidang Matematika. Prestasi tersebut diperoleh pada  Kompetisi Sain  yang diselenggarakan tanggal 5-9 Nopember 2013, di kota Malang Jawa Timur.  Muhammad Aulia Rohim yang sekarang duduk di kelas IX MTsN. Selat Kab. Kapuas menjadi peserta yang mewakili Kalteng. Sebagai pendamping pada ajang tersebut dipercayakan kepada Guru MTsN. Selat Awan Winanto, S.Pd.

Mengetahui keberhasilan  tersebut Kepala MTsN. Selat Sriyadi, M.Pd,  langsung memberikan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraihnya anak didiknya. “Alhamdhulillah, selamat dan luar biasa” kata Kepala Madrasah.

Selanjutnya, Sriyadi, mengungkapkan, kendati bukan medali emas atau perak yang diraih, hal ini membuktikan bahwa siswa  MTsN. Selat mampu bersaing dalam sebuah kompetisi bertaraf  nasional, yang pesertanya notabene hasil penyaringan ketat di propinsi asalnya. “Saya bersyukur dengan prestasi ini, karena dapat membawa nama harum Kalteng di tingkat nasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan semangat kepada siswa lainnya untuk selalu belajar dan berlatih dengan sungguh” ucapnya.

Sementara itu, Awan Winanto, S.Pd yang saat ini menjabat sebagai koordinator Olympiade Matematika di MTsN. Selat mengungkapkan, dengan prestasi tersebut  dirinya merasaan bangga dan haru bercampur menjadi satu karena pembinaan yang dilakukan selama ini mendapatkan hasil, walaupun bukan peringkat satu atau dua. “Kesungguhan, keuletan, motivasi dan kesabaran dari diri siswa serta kondisi lingkungan, sangat membantu dalam mencapai sebuah prestasi” ungkap awan Winanto.  (andg) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas