Menyusuri Kubah Guru Hamdi di Handel II Pangkalan Sari: Jejak Seorang Qori dan Pendiri Pesantren di Basarang

Gambar
  Musholla Miftahussalam Oleh: Jum'atil Fajar | Informasi Kapuas Di berbagai pelosok Kabupaten Kapuas masih tersimpan jejak para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam penyebaran Islam dan pendidikan keagamaan. Sayangnya, tidak semua kisah mereka terdokumentasikan dengan baik. Salah satu jejak tersebut adalah Kubah Guru Hamdi yang berada di Handel II, Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah . Rasa penasaran terhadap tempat ini membawa saya melakukan perjalanan singkat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat dalam perjalanan dari Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas. Berawal dari Sebuah Papan Petunjuk Ketika melintas di Jalan Trans Kalimantan, saya berbelok ke kiri menuju kawasan Desa Bungai Jaya. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan melewati Poskesdes Bungai Jaya. Tidak lama kemudian saya tiba di sebuah perempatan jalan. Di sana terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan "Kubah Guru Hamdi" lengkap dengan tanda pana...

Penyuluhan AIDS Bagi Guru-Guru SDIT Al-Amin Kapuas

Pada hari Jum'at, 7 Desember 2013 bertempat di ruang kelas V, SDIT Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan penyuluhan AIDS bagi para guru SDIT Al-Amin Kapuas. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian kampanye Hari AIDS Sedunia. Dalam penyuluhan tersebut disampaikan hal-hal yang mempercepat penularan penyakit ini seperti makin cepatnya transportasi, urbanisasi, praktek seks yang serba boleh serta penggunaan obat terlarang dengan injeksi.

Sebagian penderita HIV/AIDS berada di negara-negara berkembang. Saat ini makin banyak ibu rumah tangga yang menderita HIV/AIDS. Hal ini mengakibatkan semakin banyaknya anak-anak yang menderita HIV akibat tertular dari air susu ibunya. Kondisi ini mengakibatkan produktivitas suatu negara menjadi menurun.

Selain itu juga ditampilkan video yang menggambarkan bagaimana perkembangbiakan virus HIV mulai dari bagaimana mereka memasuki suatu sel, sampai melipatgandakan dirinya, menggunakan apa-apa yang ada di dalam sel tersebut.

Para guru yang sebagian besar sudah menikah tersebut disuguhkan dengan simulasi penggunaan kondom. Dijelaskan bahwa kondom bisa digunakan sebagai alat kontrasepsi bagi mereka yang menginginkan agar anak mereka bisa menyusu dengan ASI selama dua tahun. Selain itu juga dijelaskan bahwa bagi mereka yang mengalami ejakulasi dini, maka kondom dapat digunakan untuk mengurangi sensitifitas dari glans penis, sehingga hubungan seks bisa dilakukan agak lebih lama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas