Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

Endline Survey Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM)

Briefing Endline Survey di Markas PMI Kabupaten Kapuas
Pada hari Sabtu, 4 Januari 2014, para relawan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas menjalani Pelatihan Enumerator Endline Survey Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM). Kegiatan ini disponsori oleh Palang Merah Spanyol (Spanish Red Cross - SRC). Dalam kegiatan ini kepada relawan disampaikan mengenai Rapid Mobile Phone-based (RAMP) survey serta bagaimana melakukan wawancara kepada para relawan. Dalam pelatihan ini mereka juga mempraktekkan wawancara dengan menggunakan formulir yang ada dalam Handphone dan mengirimkan hasilnya ke server. Aplikasi yang digunakan untuk RAMP survey ini adalah Magpi (www.magpi.com).

Mulai hari Senin-Jum'at, 6-10 Januari 2014, para relawan mulai melakukan pengumpulan data ke empat desa yaitu Kelurahan Pulau Kupang dan Desa Terusan Raya di Kecamatan Bataguh, serta Desa Teluk Palinget dan Desa Handiwung di Kecamatan Pulau Petak. Para relawan dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 orang. Masing-masing kelompok di pimpin oleh satu relawan. Setiap kunjungan ke desa didampingi oleh koordinator desa untuk program KPPBM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas