Khutbah Idul Adha: Memahami Nilai-Nilai Iman dan Pengorbanan

Gambar
Pendahuluan Marilah kita senantiasa bersyukur dan mengucapkan puja-puji setinggi-tingginya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya. Kita masih diberi nikmat iman dan Islam, kesehatan, serta kesempatan untuk melaksanakan berbagai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, termasuk melaksanakan salat Idul Adha pada pagi hari ini, 10 Zulhijah 1445 Hijriah. Wajah-wajah mukmin tampak bersinar cerah, berseri jiwanya damai dan tenteram, diliputi perasaan bahagia dan syukur yang tinggi. Selawat dan salam kita haturkan kepada Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam, manusia mulia dan nabi terakhir yang dipilih oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk menjadi teladan bagi seluruh umat manusia sepanjang masa. Makna Takbir dan Talbiyah Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Lailahaillallah wallahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd. Allah Maha Besar, Allah Maha Agung, tiada Tuhan selain Allah. Segala puji dan syukur hanya teruntuk bagi Allah S

Maulid Nabi Muhammad Bersama Ustadz Riza Muhammad

Ustadz Riza Muhammad menyampaikan hikmah maulid
Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kapuas dilaksanakan di halaman depan Masjid Agung Al-Mukarram, Kuala Kapuas. Pembacaan Maulid Habsyi dilaksanakan oleh tim dari Masjid Agung Al-Mukarram sendiri. Sebelum acara maulid dimulai dilakukan penyerahan hadiah lomba gerak jalan 1 Muharram 1435 H dan pengukuhan Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kapuas periode 2013-2018.
Antusian para penonton mendengar ceramah sang ustadz
Sesuai dengan harapan panitia, kegiatan Maulid ini berhasil menarik perhatian generasi muda, mengingat sang ustadz dikenal sebagai ustadz yang gaul. Ketika beliau naik ke atas panggung, para remaja putri langsung maju ke depan panggung sambil mengangkat kamera mereka untuk merekam gambar sang ustadz yang tampan dan bujangan ini. Panitia terpaksa meminta para remaja putri tersebut  untuk mundur dan duduk di depan panggung.

Suasana menjadi riuh ketika ustadz tersebut turun dari panggung utama dan naik ke panggung kecil yang ada di tengah para remaja putri. Akhirnya para penonton yang tadinya duduk akhirnya terpaksa berdiri karena para remaja putri dan penonton yang ada disekitar panggung sibuk merekam apa yang disampaikan ustadz dengan kamera mereka masing-masing.

Saat memberi ceramah beliau sempat meminta salah seorang penonton untuk naik ke atas panggung, dan yang beliau tunjuk adalah Ibu Siti Masnah. Banyak nasehat yang beliau sampaikan saat berada di panggung. Beliau mengajak para remaja untuk tidak hanya hapal dengan lagu-lagu yang sedang pop, tapi juga hapal dengan Qur'an. Beliau mengajak semua penonton untuk rajin melaksanakan shalat berjama'ah, terutama shalat berjama'ah Isya dan Subuh agar tidak dikatakan sebagai orang yang munafik.

Beliau menceritakan bagaimana beliau bisa menjadi seperti ini karena beliau pernah membantu orang yang perlu operasi dengan menjual mobil yang dimilikinya. Kemudian beliau mencontohkan bagaimana kalau membantu anak yatim akan mendapatkan banyak rezeki dari Allah SWT.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan