Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Simulasi Pertolongan Pertama Kecelakaan Di Air dan Cedera Luka

Simulasi evakuasi pasien kecelakaan di air (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)

Simulasi pertolongan pertama pada kecelakaan di air (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)

Simulasi resusitasi jantung paru dengan manikin (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)

Foto bareng sesudah simulasi pertolongan pertama (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)

Foto bareng peserta simulai pertolongan pertama (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)

Relawan desa memberi pertolongan pertama cedera luka (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)

Relawan desa memberi pertolonga pertama pada patah tulang (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)

Relawan desa melakukan evakuasi korban kecelakaan (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)

Simulasi evakuasi korban kecelakaan di air (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)

Foto bareng sesudah simulasi pertolongan pertama (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)
Mulai tanggal 23 sampai 25 Januari 2014, Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan PMI Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan Simulasi Tingkat Desa, Pertolongan Pertama Kecelakaan Di Air dan Cedera Luka. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Pulau Kupang, Desa Handiwung dan Desa Terusan Raya dan disponsori oleh Palang Merah Spanyol (Spanish Red Cross).

Fasilitator simulasi dari PMI Provinsi Kalimantan Tengah dipimpin oleh Bapak Joko Wardoyo. Kegiatan simulasi ini dibantu juga oleh staf dan relawan dari PMI Kabupaten Kapuas. Relawan dari ketiga desa tersebut terlibat aktif dalam simulasi ini. Perahu karet yang digunakan untuk simulasi dipinjam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas