Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Bunuh Diri Dengan Rokok

Iklan rokok
Hampir semua orang tahu bahwa bunuh diri adalah sesuatu yang dilarang dalam agama. Tapi bagaimana dengan orang yang melakukan bunuh diri secara perlahan-lahan? Peringatan yang diberikan oleh iklan rokok diatas makin jelas dengan mengatakan "Peringatan Rokok Membunuhmu". Namun karena perokok umumnya sudah ketagihan, jadi kondisi mereka sama dengan pengguna obat terlarang, tidak bisa berhenti. Itulah sebabnya para perokok sebagaimana pengguna obat terlarang harus menjalani terapi. Berbagai macam terapi dapat dijalani, mulai dari terapi motivasi sampai terapi dengan obat-obatan.

Bila diluar negeri merokok tidak lagi dianggap sesuatu yang membanggakan, maka disini pun kita harus mengkondisikan bahwa merokok adalah sesuatu yang harus membuat orang merasa malu untuk melakukannya di depan umum. Pemerintah pun juga harus membantu dengan jalan menaikkan cukai rokok sehingga rokok tidak mudah dibeli dimana saja karena harganya menjadi mahal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"