Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2

Gambar
  Kuala KAPUAS  – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. ​Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...

Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kapuas 2014

Pada hari Sabtu, 15 Februari 2014 bertempat di Majelis Ta'lim Asmaul Husna, Handil Marhanang, Anjir Serapat Km. 11, Kecamatan Kapuas Timur dilaksanakan Rapat Kerja Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutan Ketua Umum, H. Parhani menyampaikan bahwa masjid menggambarkan keimanan masyarakat disekitarnya. Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan. Saat sampai di Quba, waktu hijrah, beliau membangun masjid. Sesampai di Madinah pun beliau mendirikan masjid. Saat ini masyarakat hanya menjadikan masjid sebagai tempat untuk ibadah mahdhah saja. Sedangkan fungsinya sebagai tempat ibadah ibadah sosial kurang berjalan. Orang sekarang hanya memikirkan pembangunan masjid tapi kurang memperhatikan upaya memakmurkannya.

Beliau juga berharap agar para aghniya dapat terlibat dalam pemakmuran masjid. Kedermawanan para aghniya, ilmunya para ulama, do'anya para fuqara dan keadilan dan kebijakan membuat kebaikan bisa tegak dimuka bumi.

Banyak aghniya yang tidak menyalurkan zakatnya kepada badan amil zakat yang ada, sehingga zakat tersebut kurang menghasilkan kesejahteraan.

Pembina DMI, Bapak Masrani, mengharapkan agar program kerja bersifat sederhana, tidak muluk-muluk. Beliau berharap agar DMI tidak diwarnai dengan masalah politik. DMI diharapkan bisa tampil di Kapuas.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas