Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Siswa MTsN Selat Khataman Al-Qur’an

Murid-murid MTsN Selat Tengah sedang membaca Qur'an
Kuala Kapuas (Inmas),   Sehubungan telah selesai   pembacaan Al-Qur’an sampai juz terakhir, siswa MTsN Selat mengadakan Khataman Al-Qur’an, Selasa (18/2). Siswa yang mengadakan acara tersebut sebanyak 40 orang yang semuanya berasal dari kelas VII-1.  Sebelumnya dalam  pembacaan Al-Qur’an atau tadharus  laksanakan setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Sejak tahun ajaran baru,  hingga sampai saat ini kelas tersebut telah tuntas menyelesaikan pembacaan Al-Qur’an sampai juz 30. Dalam Khataman tersebut didampingi oleh salah satu guru MTsN Selat Dra. Norhasanah, Wali Kelas Miftahul Hayati, S.Ag  dan Wakamad Kesiswaan Siti Rofingah, M.PdI.

Pada kesempatan tersebut Kepala MTsN Selat Sriyadi melalui Wakamad Kesiswaan  Siti Rofingah, M.PdI menjelaskan, salah satu tujuan dari kegiatan khataman ini sebagai  apresiasi dan penghargaan atas ketekunan yang mereka lakukan selama ini.

Kegiatan ini, katanya,  pada nantinya tidak hanya akan dilakukan di kelas ini saja namun akan dilakukan dikelas lain yang telah selesai mengaji sampai juz terakhir. 

“Melalui acara ini diharapkan akan meningkatkan semangat untuk terus gemar membaca Al-Qur’an baik dimadrasah maupun dirumah. Disamping itu kelas lain yang belum tamat akan termotifasi untuk lebih rajin lagi dalam bertadharus.”harap Siti Rofingah.

Sementara itu Miftahul Hayati, S.Ag mengucapkan terimakasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh dan berkenan memberikan   sumbangan  konsumsi, berupa  kue, air mineral maupun dukungan secara  moril  lainnya.

“Walaupun acara ini sangat sederhana namun mudah-mudahan akan  memberi arti yang mendalam bagi siswa, serta mendapatkan barokah dari Allah, SWT amin.”kata Miftahul Hayati. (andg)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"