Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Siswa MTsN Selat Khataman Al-Qur’an

Murid-murid MTsN Selat Tengah sedang membaca Qur'an
Kuala Kapuas (Inmas),   Sehubungan telah selesai   pembacaan Al-Qur’an sampai juz terakhir, siswa MTsN Selat mengadakan Khataman Al-Qur’an, Selasa (18/2). Siswa yang mengadakan acara tersebut sebanyak 40 orang yang semuanya berasal dari kelas VII-1.  Sebelumnya dalam  pembacaan Al-Qur’an atau tadharus  laksanakan setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Sejak tahun ajaran baru,  hingga sampai saat ini kelas tersebut telah tuntas menyelesaikan pembacaan Al-Qur’an sampai juz 30. Dalam Khataman tersebut didampingi oleh salah satu guru MTsN Selat Dra. Norhasanah, Wali Kelas Miftahul Hayati, S.Ag  dan Wakamad Kesiswaan Siti Rofingah, M.PdI.

Pada kesempatan tersebut Kepala MTsN Selat Sriyadi melalui Wakamad Kesiswaan  Siti Rofingah, M.PdI menjelaskan, salah satu tujuan dari kegiatan khataman ini sebagai  apresiasi dan penghargaan atas ketekunan yang mereka lakukan selama ini.

Kegiatan ini, katanya,  pada nantinya tidak hanya akan dilakukan di kelas ini saja namun akan dilakukan dikelas lain yang telah selesai mengaji sampai juz terakhir. 

“Melalui acara ini diharapkan akan meningkatkan semangat untuk terus gemar membaca Al-Qur’an baik dimadrasah maupun dirumah. Disamping itu kelas lain yang belum tamat akan termotifasi untuk lebih rajin lagi dalam bertadharus.”harap Siti Rofingah.

Sementara itu Miftahul Hayati, S.Ag mengucapkan terimakasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh dan berkenan memberikan   sumbangan  konsumsi, berupa  kue, air mineral maupun dukungan secara  moril  lainnya.

“Walaupun acara ini sangat sederhana namun mudah-mudahan akan  memberi arti yang mendalam bagi siswa, serta mendapatkan barokah dari Allah, SWT amin.”kata Miftahul Hayati. (andg)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas