Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Studi Banding RSUD Kuala Kurun

dr. Bawa - direktur RS Kapuas (kiri) dan dr. Ruth - direktur RS Kuala Kurun (kanan)
Pada hari Selasa, 18 Februari 2014 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmdjo dilaksanakan kegiatan Studi Banding RSD Kuala Kurun. Rombongan tamu dipimpin oleh dr, Ruth, direktur rumah sakit.

Dalam kunjungan ini RSUD Kuala Kurun ingin mengetahui tentang apa yang harus dlakukan sesudah menjadi BLUD. Diantara hal-hal yang ingin dipelajari adalah mengenai tata kelola keuangan, penyusunan rencana bisnis dan anggaran, dan penyusunan sistem insentif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)