Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Reuni Bupati Kapuas Dengan Bapak Rapiuddin Hamarung

Bupati Kapuas (kiri) berbincang dengan Bapak Rapiuddin
Disela-sela kesibukannya, Bupati Kapuas, Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT menyempatkan diri untuk menerima kunjungan dari Bapak Rapiuddin Hamarung, mantan pejabat Gubernur Kalimantan Tengah. Dalam pertemuan tersebut Bapak Rapiuddin meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Kapuas. Beliau juga mengingatkan bahwa ketersediaan darah merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.

Bupati Kapuas mengingatkan Bapak Rapiuddin mengenai kisah saat beliau menelusuri jalan tembus dari Palangka Raya ke Buntok. Pak Ben mengingatkan bahwa mereka harus menginap di Desa Timpah, kemudian menyeberangi sungai dengan klotok, lalu melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor menelusuri jalan setapak. Pak Ben Brahim menawarkan kepada Pak Rapiuddin untuk melakukan napak tilas terhadap apa yang pernah beliau lakukan dulu.

Pak Rapiuddin sebagai Kepala Markas PMI Pusat, didampingi oleh Bapak Nahson Taway (Ketua PMI Provinsi Kalimantan Tengah), dr. Arfan (Ketua Divisi Kesehatan PMI Pusat), Sylvia (Country Representatif dari Palang Merah Spanyol), dr. Jum'atil Fajar (Sekretaris PMI Kabupaten Kapuas) dan Pocut Ayesha Farra (Palang Merah Spanyol).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)