DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Pegawai MTsN Selat Disuluh Tentang Penyakit Kanker

Bapak Hari Subagio sedang menyampaikan materi
Kuala Kapuas (Inmas),  Kepala MTsN Selat melalui Wakamad Kurikulum Arbainsyah, M.PdI mengapresiasi kegiatan penyuluhan tentang penyakit tumor dan kanker. Acara ini merupakan   kali pertama yang dilaksanakan di madrasah ini, sehingga  menambah pengetahuan dan wawasan tentang pentingnya mengenali dan mendeteksi gejala awal penyakit tumor dan kanker.

“Penyuluhan ini merupakan kegiatan yang sangat positif, guna memberikan pengetahuan tentang penyakit tumor dan kanker,” ucap Arbainsyah saat memberikan sambutan pada penyuluhan tersebut. (Kamis, 24/4).

Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengayom Masyarakat Peduli Kanker (LPMPK)  berlangsung di salah satu ruangan MTsN Selat, dihadiri oleh guru dan tata usaha, dan dipandu oleh Kepala Tata Usaha Syarifuddin, serta bertindak sebagai pemateri dari (LPMPK) Hari Subagio.

Dalam paparannya Hari Subagio menjelaskan, kanker dapat menyerang siapa saja, pada semua golongan umur, tanpa memandang jenis kelamin kebangsaan atau golongan. Namun demikian, kanker lebih sering menyerang manusia yang berusia lebih dari 35 tahun. Jenis kanker tertentu dapat lebih mengenai golongan tertentu.

Penyebab kanker katanya, dapat dari faktor keturunan, fisika dan kimia dan pola makan, namun yang paling dominan dari ketiga faktor tersebut adalah dari pola makan sehari-hari, yang secara tidak sadar sering mengkonsumsi makanan dan minuman yang sudah tercampur zat pengaktif sel atau karsinogen.

Sedangkan kebiasaan hidup lanjut Hari Subagio, yang dapat menyebabkan kanker, mengkonsumsi nasi yang dipanaskan lebih dari 24 jam, perokok berat, bergonta-ganti pasangan hidup dan pemakaian minyak jelantah (lebih dari 3 kali).

“Mengurangi konsumsi zat karsinogen, mengkonsumsi makanan anti oksidan, berolah raga secara teratur, dan imonoterapi, cara hemat dan sehat menghindari kanker,” pungkas Hari Subagio. (andg)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)