Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

PMR dan Pramuka MTsN Selat Tanam Pohon


Kuala Kapuas (Inmas),  Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka MTsN Selat melakukan penanaman pohon pelindung di halaman madrasah. Kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen dari para anggota organisasi  kedua  eskul,  untuk  turut  mensukseskan terciptanya lingkungan madrasah hijau dan bersih. Penanaman pohon ini merupakan salah satu agenda  dalam latihan rutin Pramuka  serta  rangkaian acara Pelantikan Pengurus  dan Pengukuhan  Anggota PMR dan kedua momen tersebut pelaksanaannya bersamaan,  Sabtu (12/4).

Area yang dijadikan tempat penanaman yakni halaman dalam  depan gedung sebelah kanan yang selama ini masih belum ditanami dengan pohon pelindung, sedangkan   tanaman yang ditanan jenis tanaman keras  berupa pohon Tanjung.  

Kepala MTsN Selat Sriyadi, M.Pd melalui Wakamad Sapra H. Khairul Fahmi, M.S.I sangat mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh anggota Pramuka dan PMR. Kepedulian terhadap lingkungan madrasah diharapkan dilakukan juga dilingkungan masyarakat.

Selain itu lanjut H. Khairul Fahmi,   pihak madrasah  memberikan saran untuk menanam pohon Tanjung, mengingat pohon ini apabila sudah besar  memiliki cabang dan ranting yang rimbun, daunnya tidak mudah rontok sehingga tidak mengotori halaman.

“Pada saat siang hari sinar matahari memantul dari halaman yang cor  bersemen ke ruang  kelas, dengan penanaman pohon ini, nanti akan mengurangi pantulan panas yang ada, sehingga ruangan menjadi dingin,” katanya.


Sebelumnya, lanjut H. Khairul Fahmi, dipinggir halaman juga sudah ditanami tanaman hias jenis   asoka dan pangkas kuning, berhubung halaman depan gedung tersebut masih  panas pada saat siang maka sangat diperlukan tanaman pelindung  dari terik matahari. (andg)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)