Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Isra' Mi'raj di TPA Al Inayah

Pembacaan shalawat Nabi
Peringatan Isra' Mi'raj TPA Al-Inayah dilaksanakan pada hari Jum'at, 23 Mei 2014 di ruangan TPA yang terletak di Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. X, Kuala Kapuas. Peringatan diisi dengan kegiatan pembacaan Qur'an, shalawat dan ceramah agama. 

Ceramah Isra' Mi'raj mengupas masalah rangkaian kejadiannya dengan rujukan hadits-hadits yang sahih dengan rujukan utama DR. Yasir Qadhi. Ada hal-hal yang belum pernah didengar sebelumnya seperti Buraq yang pernah dikendarai oleh makhluk lain selain Rasulullah SAW.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"