Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Kita kehilangan makna syukur

Ustadz Abdul Hamid sedang memberikan ceramah
Oleh : Abdul Hamid (Wakil Kepala Pengadilan Agama Kuala Kapuas)
  • Ketika syukur itu keliru, maka azab yang akan kita alami.
  • Guru Zaini berpesan: kalau engkau bersyukur dengan benar, Allah akan menambah keberkahan umurmu.
  • Hamdalahnya sama. Ini dikirim ke hati. Akan ditunjukkan dengan sikap. Maka sempurnalah syukur itu.
  • Syukur kita tidak terhubung antara sikap dan hati. Sehingga azab yang mengenai kita.
  • Kalau kita tidak mensyukuri apa yang dimiliki, maka itu pasti menjadi kesulitan.
  • Abu Raqib Naufal – nama pena Abdul Hamid.
  • Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Bila orang tua kita sakit hati, maka berapa pun amal kita, tidak akan bisa menembus langit. Kalau orang tua sudah meningga: 
    • Bersedekahlah untuk orang tua
    • Kirimlah bacaan Qur’an untuk orang tua
  • Siapa yang bertekad untuk melakukan kebaikan, tapi dia tidak sempat melaksanakannya, maka Allah akan menyempurnakan pahalanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas