Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

SMPN 4 Selat Gelar Upacara Peringatan Hardiknas

Kepala Sekolah SMPN 4 Selat Drs Haris Fadilah MPd saat menjadi Pembina Upacara dan sekaligus membacakan Sambutan tertulis dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Mohammad Nuh pada upacara peringatan Hari Pendidikan  Nasional. (foto : Tommy Saputra).
KUALA KAPUAS - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Selat Kuala Kapuas menggelar upacara untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2014. Upacara yang dilaksanakan di halaman sekolah SMPN 4 pada hari Jum'at, (2/5) yang lalu.
Kepala Sekolah SMPN 4 Selat Drs. Haris Fadillah, M.Pd bertindak selaku Pembina Upacara dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Leo, S.Pd bertindak selaku pemimpin upacara. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi serta para dewan guru dan staf tata usaha SMPN 4 Selat.

Upacara dilaksanakan dengan sempurna, tertib, apik dan tertata rapi sehingga upacara terasa penuh hikmad. Pembina Upacara saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan RI Mohammad Nuh mengatakan bahwa, tema yang dipilih pada peringatan Hardiknas 2014 ini yaitu “Pendidikan Untuk Peradaban Indonesia Yang Unggul”.

Tema itu mengingatkan kita bahwa pendidikan bukan hanya untuk menyelesaikan atau menjawab persoalan-persoalan yang sifatnya sangat teknis. Lebih jauh dari itu bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah upaya memanusiakan manusia untuk membangun peradapan yang unggul.

Beberapa kebijakan dan program yang telah ditetapkan, antara lain penerapan kurikulum 2013. Melalui penerapan Kurikulum 2013 secara bertahap dan menyeluruh, tahun ajaran 2014/2015 merupakan momentum untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas guru, kepala sekolah, dan  pengawas selain juga merupakan momentum untuk melakukan penataan system perbukuan pelajaran.

Dalam sambutannya Muhammad Nuh juga mengajak kepada para guru dan pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama menyukseskan implementasi Kurikulum 2013. Insya Allah, melalui Kurikulum 2013 itu anak-anak kita akan memiliki kompetensi secara utuh yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Hal itu kita lakukan dalam rangka mempersiapkan generasi emas, yaitu generasi yang kreatif, inovatif, produktif, mampu berfikir orde tinggi, berkarakter, serta cinta dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Dengan generasi emas itulah, kita bangun peradaban Indonesia yang unggul, menuju kejayaan Indonesia 2045 mendatang.

Mari kita tingkatkan upaya, kerja sama, dan keikhlasan kita dalam memberikan layanan pendidikan dan kebudayaan kepada masyarakat,” ajak Mohammad Nuh dalam sambutannya yang dibacakan oleh Haris Fadilah.
Kepala Sekolah SMPN 4 Selat saat menyerahkan piala kepada para siswa-siswi SMPN 4 yang berhasil menorah prestasi diajang Lomba FLS2N & O2SN Tahun 2014 yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas. (foto : Tommy Saputra)
Setelah upacara selesai pihak sekolah mengumumkan beberapa prestasi yang diraih siswa-siswinya pada kegiatan FLS2N & O2SN Tahun 2014. Dimana pada perlombaan tersebut SMPN 4 berhasil menoreh prestasi diantaranya juara satu dibidang Lomba Cipta Cerpen, lomba vocal solo dan lomba bulu tangkis ganda putri.

Selain itu juara dua bidang, lomba cipta puisi, lomba cipta lagu, lomba story telling, lomba lempar lembing, lomba tolak peluru putra, lomba tolak peluru putri, lomba bulu tangkis tunggal putri. Sedangkan untuk juara tiga bidang, Lomba lukis, lomba atletik putra, lomba atletik putri dan lomba lempar lembing putra.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)