Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Apakah Anda Siap Menyambut Ramadhan ?

Bagaimana persiapan anda menyambut Ramadhan? Jika anda belum mulai, berikut ini ada beberapa petunjuk untuk Ramadhan produktif :

Perbaiki produktivitas rohani anda Ramadhan ini

  1. Persiapkan daftar do'a selama Ramadhan
  2. Persiapkan pakaian shalat selama Ramadhan
  3. Jadwalkan waktu untuk membaca Qur'an
  4. Tentukan tantangan rohani selama 30 hari
  5. Persiapkan zakat / sedekah
  6. Pelajari aturan / fiqh puasa
  7. Pelajari do'a-do'a puasa
Perbaiki produktivitas fisik anda Ramadhan ini
  1. Persiapkan menu makan anda selama Ramadhan
  2. Jadwalkan waktu tidur selama Ramadhan
  3. Tentukan olahraga yang tetap anda lakukan selama Ramadhan
Perbaiki produktivitas sosial anda selama Ramadhan
  1. Lakukan produktivitas rohani dan produktivitas sosial bersama keluarga
  2. Buat anak-anak menyenangi Ramadhan
  3. Selesaikan belanja untuk Idul Fitri sebelum Ramadhan dimulai
  4. Tentukan lembaga amal / kemanusiaan yang akan anda sumbang
  5. Tentukan jumlah undangan "buka puasa" yang akan anda terima atau anda lakukan
Sumber: Productive Muslim

Komentar

Postingan populer dari blog ini