Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Insya Allah Unit Hemodialisa Dibuka Hari Senin, 9 Juni 2014

Visitasi dari Pernefri Jawa Timur (Courtesy of Tri - Fresenius)
Pada hari Jum'at, 6 Juni 2014, rombongan dari Persatuan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Cabang Jawa Timur yang terdiri dari dr. Chandra dan dr. Widodo mengunjungi Unit Hemodialisa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Kunjungan ini adalah dalam rangka menilai kesiapan unit ini untuk mulai beroperasi. Dari hasil kunjungan tersebut, ruangan yang dikepalai oleh M. Sholichuddin ini dinilai sudah layak untuk menerima pasien hemodialisa. Insya Allah mulai Senin, 9 Juni 2014 unit ini sudah mulai melayani pasien hemodialisa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas