Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

MTsN Selat Gelar MOPDB

Kepala sekolah mengenakan topi bagi peserta MOPDB
Kuala Kapuas (Inmas),  MTsN Selat Kuala menggelar Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) tahun pembelajaran 2014/2015. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 200 lebih peserta didik baru yang telah dinyatakan lulus dan mendaftar ulang sebagai peserta didik, akan berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 s/d 27 Juni 2014.

Dalam sambutan saat membuka kegiatan Kepala MTsN Selat Kuala Kapuas Sriyadi, M.Pd mengatakan mulai tahun pelajaran 2014/2015 seluruh peserta didik baru akan belajar menggunakan kurikulum 2013.  Tuntutan dalam  kurikulum tersebut diperbanyak dengan pembentukan karakter. 

Penanaman karakter lanjut Kepala Madrasah, selain melalui  proses pembelajaran di ruang kelas, dilakukan melalui berbagai kegiatan ekstra kurikuler (eskul). Salah satu eskul yang wajib diadakan di tingkat madrasah adalah  kegiatan Pramuka.  Untuk itu seluruh kelas 7 mulai tahun ini wajib mengikuti kegiatan eskul tersebut.

“Mulai tahun ini, siswa kelas 7 wajib ikut Pramuka, berbeda dengan tahun sebelumnya hanya siswa yang berminat saja yang ikut kegiatan itu,” kata Sriyadi

Dihadapan ratusan peserta didik baru Sriyadi menjelaskan, selain kegiatan Pramuka, banyak kegiatan ekstra kurikuler (eskul) lain yang dapat menjadi pilihan , seperti PMR, olah raga, habsy, seni musik maupun tari, paskibra dan lainnya.

“Pada saatnya nanti kalian dapat memilih eskul tambahan selain yang wajib, sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki,” jelas Sriyadi.

Sementara itu  Ketua Panitia MOPDB Ahmadi Purwoko, S.Pd dalam laporannya menjelaskan dalam pelaksanaan kegiatan ini akan terbagi menjadi dua sesi, yang pertama pada pagi hari berupa pemberian materi, yang akan di sampaikan oleh para guru dan pada sore hari kegiatan lapangan.

Materi yang akan disampaikan lanjut Ahmadi,  meliputi  pengenalan profil MTsN Selat, tata tertib madrasah, wawasan wiyata mandala, bahaya narkoba, LKBB, dan cara belajar yang efektif dan efisien.  

Saat acara pembukaan tampak hadir Kepala Tata Usaha Syarifudin serta para dewan guru. Sebagai tanda dimulainya kegiatan MOPDB dilakukan penyematan secara simbolis tanda peserta dan pemakaian topi kepada dua orang peserta oleh Kepala MTsN Selat. (andg)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)