UPT Puskesmas Sei Tatas Melakukan Skrining Kesehatan Jiwa

Gambar
  Saka Lagaun, 30 Mei 2024 UPT. Puskesmas Sei Tatas melakukan skrining kesehatan jiwa kepada masyarakat Desa Saka Lagun, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas. Menurut Penanggung Jawab Program Kesehatan Jiwa, Mariana, S.Kep., Ns., m anfaat skrining  kesehatan mental pada dasarnya adalah untuk mendeteksi lebih cepat atau menentukan risiko seseorang untuk mengalami gangguan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, gangguan bipolar gangguan makan, atau gangguan stress pasca trauma (PTSD).  Skrining Kesehatan jiwa dilakukan kepada masyarakat yang memiliki gejala seperti : Sering merasa cemas, khawatir, atau takut yang berlebihan Suasana hati (mood) cepat berubah dan ekstrim Cepat sedih dan mudah emosi Kurang energi atau kelelahan Merasa diri tidak berharga atau self-esteem rendah Sulit berkonsentrasi Sulit mengatasi stres Sering menghindari situasi sosial atau komunikasi dengan orang lain Pernah atau berisiko menyakiti diri sendiri (self-harm) Sempat berpikir atau bahkan sudah mencob

MTsN Selat Gelar MOPDB

Kepala sekolah mengenakan topi bagi peserta MOPDB
Kuala Kapuas (Inmas),  MTsN Selat Kuala menggelar Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) tahun pembelajaran 2014/2015. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 200 lebih peserta didik baru yang telah dinyatakan lulus dan mendaftar ulang sebagai peserta didik, akan berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 s/d 27 Juni 2014.

Dalam sambutan saat membuka kegiatan Kepala MTsN Selat Kuala Kapuas Sriyadi, M.Pd mengatakan mulai tahun pelajaran 2014/2015 seluruh peserta didik baru akan belajar menggunakan kurikulum 2013.  Tuntutan dalam  kurikulum tersebut diperbanyak dengan pembentukan karakter. 

Penanaman karakter lanjut Kepala Madrasah, selain melalui  proses pembelajaran di ruang kelas, dilakukan melalui berbagai kegiatan ekstra kurikuler (eskul). Salah satu eskul yang wajib diadakan di tingkat madrasah adalah  kegiatan Pramuka.  Untuk itu seluruh kelas 7 mulai tahun ini wajib mengikuti kegiatan eskul tersebut.

“Mulai tahun ini, siswa kelas 7 wajib ikut Pramuka, berbeda dengan tahun sebelumnya hanya siswa yang berminat saja yang ikut kegiatan itu,” kata Sriyadi

Dihadapan ratusan peserta didik baru Sriyadi menjelaskan, selain kegiatan Pramuka, banyak kegiatan ekstra kurikuler (eskul) lain yang dapat menjadi pilihan , seperti PMR, olah raga, habsy, seni musik maupun tari, paskibra dan lainnya.

“Pada saatnya nanti kalian dapat memilih eskul tambahan selain yang wajib, sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki,” jelas Sriyadi.

Sementara itu  Ketua Panitia MOPDB Ahmadi Purwoko, S.Pd dalam laporannya menjelaskan dalam pelaksanaan kegiatan ini akan terbagi menjadi dua sesi, yang pertama pada pagi hari berupa pemberian materi, yang akan di sampaikan oleh para guru dan pada sore hari kegiatan lapangan.

Materi yang akan disampaikan lanjut Ahmadi,  meliputi  pengenalan profil MTsN Selat, tata tertib madrasah, wawasan wiyata mandala, bahaya narkoba, LKBB, dan cara belajar yang efektif dan efisien.  

Saat acara pembukaan tampak hadir Kepala Tata Usaha Syarifudin serta para dewan guru. Sebagai tanda dimulainya kegiatan MOPDB dilakukan penyematan secara simbolis tanda peserta dan pemakaian topi kepada dua orang peserta oleh Kepala MTsN Selat. (andg)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan