DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

MTsN Selat Gelar MOPDB

Kepala sekolah mengenakan topi bagi peserta MOPDB
Kuala Kapuas (Inmas),  MTsN Selat Kuala menggelar Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) tahun pembelajaran 2014/2015. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 200 lebih peserta didik baru yang telah dinyatakan lulus dan mendaftar ulang sebagai peserta didik, akan berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 s/d 27 Juni 2014.

Dalam sambutan saat membuka kegiatan Kepala MTsN Selat Kuala Kapuas Sriyadi, M.Pd mengatakan mulai tahun pelajaran 2014/2015 seluruh peserta didik baru akan belajar menggunakan kurikulum 2013.  Tuntutan dalam  kurikulum tersebut diperbanyak dengan pembentukan karakter. 

Penanaman karakter lanjut Kepala Madrasah, selain melalui  proses pembelajaran di ruang kelas, dilakukan melalui berbagai kegiatan ekstra kurikuler (eskul). Salah satu eskul yang wajib diadakan di tingkat madrasah adalah  kegiatan Pramuka.  Untuk itu seluruh kelas 7 mulai tahun ini wajib mengikuti kegiatan eskul tersebut.

“Mulai tahun ini, siswa kelas 7 wajib ikut Pramuka, berbeda dengan tahun sebelumnya hanya siswa yang berminat saja yang ikut kegiatan itu,” kata Sriyadi

Dihadapan ratusan peserta didik baru Sriyadi menjelaskan, selain kegiatan Pramuka, banyak kegiatan ekstra kurikuler (eskul) lain yang dapat menjadi pilihan , seperti PMR, olah raga, habsy, seni musik maupun tari, paskibra dan lainnya.

“Pada saatnya nanti kalian dapat memilih eskul tambahan selain yang wajib, sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki,” jelas Sriyadi.

Sementara itu  Ketua Panitia MOPDB Ahmadi Purwoko, S.Pd dalam laporannya menjelaskan dalam pelaksanaan kegiatan ini akan terbagi menjadi dua sesi, yang pertama pada pagi hari berupa pemberian materi, yang akan di sampaikan oleh para guru dan pada sore hari kegiatan lapangan.

Materi yang akan disampaikan lanjut Ahmadi,  meliputi  pengenalan profil MTsN Selat, tata tertib madrasah, wawasan wiyata mandala, bahaya narkoba, LKBB, dan cara belajar yang efektif dan efisien.  

Saat acara pembukaan tampak hadir Kepala Tata Usaha Syarifudin serta para dewan guru. Sebagai tanda dimulainya kegiatan MOPDB dilakukan penyematan secara simbolis tanda peserta dan pemakaian topi kepada dua orang peserta oleh Kepala MTsN Selat. (andg)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)