BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

MTsN Selat Gelar MOPDB

Kepala sekolah mengenakan topi bagi peserta MOPDB
Kuala Kapuas (Inmas),  MTsN Selat Kuala menggelar Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) tahun pembelajaran 2014/2015. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 200 lebih peserta didik baru yang telah dinyatakan lulus dan mendaftar ulang sebagai peserta didik, akan berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 s/d 27 Juni 2014.

Dalam sambutan saat membuka kegiatan Kepala MTsN Selat Kuala Kapuas Sriyadi, M.Pd mengatakan mulai tahun pelajaran 2014/2015 seluruh peserta didik baru akan belajar menggunakan kurikulum 2013.  Tuntutan dalam  kurikulum tersebut diperbanyak dengan pembentukan karakter. 

Penanaman karakter lanjut Kepala Madrasah, selain melalui  proses pembelajaran di ruang kelas, dilakukan melalui berbagai kegiatan ekstra kurikuler (eskul). Salah satu eskul yang wajib diadakan di tingkat madrasah adalah  kegiatan Pramuka.  Untuk itu seluruh kelas 7 mulai tahun ini wajib mengikuti kegiatan eskul tersebut.

“Mulai tahun ini, siswa kelas 7 wajib ikut Pramuka, berbeda dengan tahun sebelumnya hanya siswa yang berminat saja yang ikut kegiatan itu,” kata Sriyadi

Dihadapan ratusan peserta didik baru Sriyadi menjelaskan, selain kegiatan Pramuka, banyak kegiatan ekstra kurikuler (eskul) lain yang dapat menjadi pilihan , seperti PMR, olah raga, habsy, seni musik maupun tari, paskibra dan lainnya.

“Pada saatnya nanti kalian dapat memilih eskul tambahan selain yang wajib, sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki,” jelas Sriyadi.

Sementara itu  Ketua Panitia MOPDB Ahmadi Purwoko, S.Pd dalam laporannya menjelaskan dalam pelaksanaan kegiatan ini akan terbagi menjadi dua sesi, yang pertama pada pagi hari berupa pemberian materi, yang akan di sampaikan oleh para guru dan pada sore hari kegiatan lapangan.

Materi yang akan disampaikan lanjut Ahmadi,  meliputi  pengenalan profil MTsN Selat, tata tertib madrasah, wawasan wiyata mandala, bahaya narkoba, LKBB, dan cara belajar yang efektif dan efisien.  

Saat acara pembukaan tampak hadir Kepala Tata Usaha Syarifudin serta para dewan guru. Sebagai tanda dimulainya kegiatan MOPDB dilakukan penyematan secara simbolis tanda peserta dan pemakaian topi kepada dua orang peserta oleh Kepala MTsN Selat. (andg)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)