Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Workshop Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012

Direktur menyampaikan sambutan
Selama dua hari, 16-17 Juni 2014 bertempat di aula rumah sakit dilaksanakan kegiatan Workshop Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Tim Akreditasi Rumah Sakit. Narasumber dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) terdiri dari:

  • dr. TB. Firmansyah, BR, SpA
  • dr. Purwadi, SSt. Mk, Ms, MARS
  • dr. Susy Himawati, MARS
  • Suhaerningsih, SKp
Ada lima belas topik yang disampaikan dalam workshop ini. Peserta dibagi menjadi dua kelompok, jadi workshop dilakukan secara paralel di dua tempat yang terpisah (aula dan ruang keperawatan). Dari paparan para narasumber, tampak banyak hal yang harus disediakan oleh pihak rumah sakit, teruma masalah fasilitas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)