Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Mengisi Liburan Lebaran Di Taman Internet

Taman Internet di depan kantor Telkom Kandatel Kapuas
Bagi sebagian peselancar di dunia maya, keberadaan Taman Internet (Area Wifi.id) merupakan salah satu alternatif untuk mengakses internet. Di lokasi ini para pengguna dapat membeli Speedy Instant Card seharga Rp 5.000 dan mereka dapat mengakses internet disana seharian.

Menurut keterangan penjaga tempat ini, koneksi internet di lokasi ini cukup cepat bila tidak banyak pengguna, dan akan sangat lambat bila banyak yang menggunakan. Hal ini pernah admin alami. Saat tidak ada pengguna lain, koneksinya sangat cepat. Tapi saat banyak yang menggunakan, kadang-kadang tidak bisa "connect" ke internet.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"