Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penggalangan Dana Kemanusiaan Bagi Palestina oleh Relawan PMI Kabupaten Kapuas

Pengumpulan Dana Palestina di Penyeberangan Feri
Mulai hari Senin-Rabu, 14-16 Juli 2014, Korps Sukarelawan (KSR) dan Forum Palang Merah Remaja Indonesia (FORPIS) Kabupaten Kapuas mengadakan kegiatan penggalangan dana kemanusiaan bagi rakyat Palestina yang sedang melakukan perlawanan terhadap Israel. 

Pada hari Senin kemarin para relawan mengumpulkan dana mulai dari SMPN 1 Selat, kemudian ke MAN Selat, sorenya dilanjutkan ke Pasar Wadai (Bukit Ngalangkang), feri penyeberangan dan malamanya di Masjid Agung Al Mukarram Amanah.

Selasa pagi ini direncanakan pengumpulan dana akan dilakukan di jalan-jalan, pelabuhan dan nanti malam di Masjid Darul Muttaqin. Besok pengumpulan dana akan dilakukan di Pasar Sari Mulia dan di jalan-jalan.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan dana kemanusiaan Gaza-Palestina melalui Palang Merah Indonesia, dapat menyalurkannya lewat rekening berikut ini:

  • Bank Mandiri - 070-00-0011601-7 a.n. Palang Merah Indonesia
  • Bank BCA - 206.300668.8 a.n. Kantor Pusat PMI
  • BRI - 0390-01-000030-30-3 a.n. Palang Merah Indonesia
Menurut keterangan Irma Normaulidah, staf PMI Kabupaten Kapuas, dana yang terkumpul kemarin sekitar 6 juta rupiah. Bagi masyarakat yang menyumbang Rp 10.000 akan diberikan satu coklat dengan logo PMI.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"