Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Kapuas Digest Edisi Agustus 2014

Cover depan dan belakang Kapuas Digest Agustus 2014
Dalam edisi ini ada beberapa artikel yang menarik diantaranya mengenai tenggelamnya Feri Berkah Bersaudara pada hari kedua Idul Fitri 1435 H / 2014 yang lalu. Selain itu juga ada wawancara eksklusif dengan Ian Antono (Gitaris God Bless) serta tulisan tentang "Pasar Gaib" di Taman Makam Pahlawan Jalan Pemuda.

Majalah ini dapat diperoleh di Kios Koran Kalteng Jl. Tambun Bungai (samping Ria Optikal), di Kios Majalah Syafa di Pasar Danau Mare atau hubungi bagian pemasaran Kapuas Digest pada nomor telepon 085390567980. Untuk pemesanan dalam kota Kuala Kapuas, majalah siap diantar ke rumah/kantor tanpa dipungut biaya antar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)