The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Kalimantan Tengah Masa Bakti 2014-2017

Pelayanan kesehatan hanya punya daya ungkit 30 persen. Perlu bantuan peningkatan pendapatan untuk meningkatkan derajat kesehatan.

Masalah berikutnya adalah masalah gizi. Gizi kurang belum selesai, masalah gizi lebih meningkat.

Prof Moeloek, bagaimana membuat orang sehat dan mempertahankan agar tetap sehat.

Masalah kesehatan harus menjadi salah satu pilar ketahanan nasional. Disparitas pelayanan perlu diatasi. Dengan otonomi daerah, serap aspirasi masyakat guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kalteng.

IDI diharapkan bisa diajak bicara oleh dewan perwakilan rakyat daerah.

Dampak keterisolasian, untuk mendapat pelayanan kesehatan dasar sangat sulit. Infrastruktur sudah dibangun, tidak ada kabupaten yang terisolasi. Tenaga kesehatan dan peralatan kurang.

Gubernur minta tolong bagaimana agar dokter tidak merajuk. Tingkatkan pelayanan, jangan saling memperlemah, bagaimana bersatu agar semua masyarakat Kalteng "barigas" (sehat).

Jangan ada yang merasa disayang dan tidak disayang. Sehingga jangan sampai ada yang merasa tidak disayang. Jangan sampai saling cemburu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas