Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Jembatan Tua di Desa Tarung Manuah


Ada lima buah jembatan sejenis yang melintasi Anjir Basarang, Kecamatan Basarang. Jembatan ini pada mulanya merupakan jembatan utama yang menghubungkan desa-desa yang dibelah oleh anjir ini. Jembatan ini mulai ada di Desa Basarang yang dekat dengan Sungai Kapuas, sampai ke Desa Tarung Manuah yang merupakah ujung dari Kabupaten Kapuas.

Dari lima buah jembatan yang ada, baru satu jembatan saja yang sudah tidak dipakai lagi yaitu jembatan yang melintasi Desa Tarung Manuah ini. Jembatan-jembatan lain masih digunakan untuk para pejalan kaki, pengguna sepeda dan kendaraan bermotor roda dua.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)