Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Warga Kapuas Meriahkan International Quran Recitation Competition 2014


Pemerintah Bahrain menyelenggarakan International Quran Recitation Competition. Kompetisi ini cukup unik karena para peserta diharapkan untuk merekam bacaan Quran-nya maksimal 5 menit, kemudian mengunggahkan ke YouTube dengan akun mereka sendiri. Setelah mereka mendaftarkan diri dulu ke situs lomba dan mengaktifkan email mereka, mereka bisa mengirim alamat video mereka di YouTube. Setelah dipastikan videonya bisa di dengar, maka mereka tinggal menunggu pengumaman.

Seleksi akan dilaksanakan dalam lima tahap. Tahap pertama 1.000 orang peserta akan dipilih untuk mengikuti tahap kedua. Pada tahap kedua, peserta kembali diminta untuk mengunggah video bacaan Quran mereka. Hal tersebut terus dilakukan bila dia terus maju sampai seleksi tahap keempat. Pada tahap terakhir, peserta akan diundang ke Bahrain.

Hadiah yang disediakan oleh pemerintah Bahrain tidak main-main. Untuk pemenang pertama disediakan hadiah sekitar 250 juta rupiah. Untuk pemenang keenam disediakan hadiah sekitar 25 juta rupiah. Bagi lembaga yang mengirimkan anggotanya untuk mengikuti lomba dan mendapat nilai akumulatif tertinggi juga akan mendapatkan penghargaan dari pemerintah Bahrain.

Kapuas mengirimkan beberapa video untuk berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Ada nama seperti Muhammad Amin dari STAI Kapuas, ada Muhammad Yamani dari Masjid Nurul Iman, Kuala Kapuas. Menurut keterangan di YouTube mereka melakukan perekaman video di Masjid Darul Muttaqin, Kuala Kapuas.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)