Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kuala Kapuas Muncul Dalam Peta Dunia "FutureLearn flags"

Foto Akper Kapuas di peta dunia FutureLearn flags
Perjalanan bendera "FutureLearn" telah membuat nama Kuala Kapuas tercantum dalam Peta Dunia FutureLearn flags. Foto dalam peta tersebut mencantumkan keterangan sebagai berikut:

Jum'atil wants to promote online learning and wants to "show to the world that even though we are in a remote area, we can get the knowledge like others!" Jum'atil's flag blog post is here (in Indonesian): http://www.kapuas.info/2014/09/bendera-futurelearn.html

Semoga semangat belajar para siswa, mahasiswa dan warga Kapuas tetap tinggi meskipun berada di daerah terpencil !


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"