DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Kunjungan Kerja Anggota DPRD Kabupaten Kapuas ke RSUD

Anggota Dewan sedang menyimak penjelasan direktur rumah sakit
Pada hari Jum'at, 17 Oktober 2014 anggota DPRD Kabupaten Kapuas mengadakan kunjungan ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Dalam kunjungan ini anggota dewan menanyakan masalah pasien-pasien BPJS Kesehatan. Selain itu dewan juga menanyakan tentang rehab ruang Anggrek dan lelang Paviliun.

Direktur menjelaskan bahwa saat ini masyarakat miskin memerlukan dana premi untuk BPJS Kesehatan. Tentang rehab anggrek akan diusahakan dari dana yang ada. Diharapkan tahun depan dapat 10 ruangan. Sedangkan untuk paviliun belum digunakan untuk perawatan karena bangunan belum selesai. 

Anggota dewan mengeluhkan bahwa masyarakat yang tinggalnya jauh tidak bisa membayar premi karena di pedalaman tidak ada bank. 

Direktur menjelaskan tentang niat Bupati untuk menjadikan rumah sakit menjadi tipe B. Untuk mendanai dokter spesialis digunakan dana BLUD. Selain itu beliau juga menjelaskan tentang keluhan masyarakat yang menyatakan lama menunggu dokter spesialis. Hal itu terjadi karena dokter spesialis harus periksa pasien di ruangan atau sedang operasi. 

Mengenai tenaga kesehatan direktur menjelaskan bahwa rumah sakit kekurangan tenaga yang bersifat khusus seperti spesialis. 

Anggota dewan menanyakan tentang kelengkapan persyaratan BPJS Kesehatan. Selain itu juga ada pertanyaan tentang dana premi untuk pasien BPJS Kesehatan. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"