Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Qurban di Majelis Ta'lim Asy-Syifa

Pemotongan kepala sapi
Berbeda dengan penyelenggara Qurban lain yang memotong kambing atau sapinya pada hari Sabtu atau Minggu, Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo melakukan pemotongan hewan qurban pada hari Senin, 6 Oktober 2014. Pemotongan dilaksanakan di Rumah Potong Hewan, Jalan Meranti, Kuala Kapuas. 6 ekor hewan qurban yang sudah dipotong dan dikuliti tersebut dibawa ke Mushola Asy-Syifa rumah sakit dan ditangani oleh enam tim yang sudah dibentuk. Kegiatan pemotongan berlangsung dari pagi sampai tengah hari.

Menurut keterangan Bapak Riyanto, seksi distribusi daging qurban, dari 798 kantong (@ 400 gram), 350 kantong didistribusikan kepada pengorban, 100 kantong untuk masyarakat dan sisanya dibagi kepada masyarakat yang ada di desa-desa sekitar Kuala Kapuas. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)