Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

KLB Demam Berdarah Dengue di Kapuas

Terhitung tanggal 8 Desember 2014, jumlah pasien demam berdarah dengue di Kabupaten Kapuas berjumlah 117 kasus dengan 2 orang meninggal dunia. Kedua pasien yang meninggal tersebut berasal dari Desa Panarung dan Desa Basarang Jaya, Kecamatan Basarang. Jumlah kasus tahun ini lebih banyak bila dibandingkan pada waktu yang sama pada tahun 2013 yaitu sebanyak 110 kasus.

Dengan adanya peningkatan kasus dibandingkan dengan tahun lalu dan adanya pasien yang meninggal, maka kondisi ini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Sebagai tindak lanjutnya maka Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan seluruh jajarannya mulai dari Puskesmas sampai ke Pustu dan Poskesdes menyelenggarakan fogging massal di kecamatan-kecamatan yang kasus demam berdarahnya cukup tinggi seperti Kecamatan Basarang, dan Kecamatan Selat. Kegiatan fogging massal ini akan dilakukan mulai hari Rabu, 10 Desember 2014.

Seluruh masyarakat diharapkan turut menggiatkan kegiatan 3M Plus yaitu Mengubur barang-barang yang dapat menyebabkan terjadinya genangan air; Menutup tempat-tempat penyimpanan air sehingga tidak menjadi sarang nyamuk; Menguras tempat penyimpanan air sehingga jentik-jentik tidak sempat berkembang; Plus tidak menggantung baju, menghindari gigitan nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik, menaburkan bubuk abate.

Sumber: Seksi Bimdal Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas