Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

MTsN Selat Juara Lomba Sekolah Sehat

MTsN Selat Kuala Kapuas (Courtesy of Andang)

Kuala Kapuas (Inmas)  MTsN Selat Kuala Kapuas dinobatkan sebagai juara I (satu) dalam ajang Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi Kalimantan Tengah tahun 2014. Kepastian ini diperoleh setelah diterimanya Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor.188.44/631/2014 tentang Pemenang Lomba Sekolah Sehat/Usaha Kesehatan Sekolah Tingkat Propinsi Kalimantan Tengah tahun 2014. Dalam  Surat Keputusan yang diserahkan oleh  Kepala Bagian  Kesra Sekda Kapuas Drs. H. Darwis dan diterima langsung oleh Kepala MTsN Selat Sriyadi M.Pd, belum lama tadi,  menempatkan MTsN Selat sebagai Juara I LSS kategori SMP/MTs.

Atas  keberhasilan tersebut madrasah ini akan mewakili Kalimantan Tengah pada Lomba Sekolah Sehat (LSS) ke tingkat nasional tahun 2015 mendatang.

Menyikapi prestasi yang raih,  Sriyadi mengucapkan rasa syukur yang mendalam, atas rahmat dari Allah, SWT berupa keberhasilan menjadi juara pada LSS. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja seluruh komponen madrasah, mulai siswa, guru,  tata usaha serta komponen lainnya, yang semuanya telah bekerja untuk mewujudkan sekolah yang sehat.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras kita semua, oleh karena itu marilah disyukuri bersama,” kata Sriyadi.

Disamping itu Kepala Madrasah juga mengucapkan terima kasih kepada pembina Sekolah Sehat tingkat Kabupaten maupun Kecamatan, para orang tua peserta didik, serta semua pihak yang telah memberikan bimbingan dan dukungan baik secara moril maupun materiil, sehingga mengantarkan madrasah ini mencapai hasil terbaik.

Keberhasilan ini kata Sriyadi, bukanlah tujuan akhir dari perjuangan, namun  kerja keras,  untuk selalu menciptakan madrasah sehat baik dalam menghadapi ajang perlombaan maupun tidak, akan selalu  dilakukan. Terlebih lagi pada tahun 2015 nanti, menghadapi penilaian dari tingkat nasional, pihaknya akan berusaha menampilkan performa lebih, dibanding saat penilaian tingkat propinsi. (andg)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)