Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Antrean Panjang Di Loket BPJS Kesehatan


Pasien mengantre di depan loket BPJS Kesehatan
Pada hari Senin, 12 Januari 2015 antrean panjang terjadi di loket BPJS Kesehatan yang berada di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Panjangnya antrean ini sempat dikeluhkan oleh pasien karena hal itu mengakibatkan lamanya mereka untuk bisa mendaftar di pelayanan rumah sakit. Antrean panjang ini masih terjadi meskipun loket pendaftaran peserta BPJS Kesehatan sudah dipindahkan ke kantor BPJS Kesehatan di  Jalan Ahmad Yani, Kuala Kapuas. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"