Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Dirujuk Ke Rumah Sakit

Menunggu di ruang BPJS Kesehatan
Setelah menerima rujukan dari Puskesmas Selat ke rumah sakit, admin langsung ke loket. Di loket diberi tahu bahwa admin harus mengurus surat eligibilitas ke kantor BPJS Kesehatan. Setelah lima menit menyerahkan rujukan dan kartu Askes ke petugas, nama admin langsung dipanggil. Admin membawa rujukan dan SEP kembali ke loket.

Di loket sudah banyak pasien yang menunggu. Pasien banyak yang berdiri menunggu panggilan di loket. Ditambah lagi mikrofon yang biasa digunakan tidak dipakai karena menurut petugas membuat agak lambat.

Setelah setengah jam menunggu akhirnya kartu status pasien diserahkan oleh petugas loket. Admin langsung ke Poli Gigi. Kebetulan sedang kosong dan langsung ditangani oleh dokter gigi Luluk. Kurang dari lima menit admin sudah menerima resep dari dokter gigi. Waktu resep tersebut dibawa ke instalasi farmasi dikatakan bahwa obat tersebut tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan dan tidak tersedia juga disana. Saat resep dibawa ke Apotek Medika, mereka juga tidak punya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"