Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Speedboat Naik Ke Darat

Badan speedboat
Speedboat sempat menjadi kendaraan utama di Kabupaten Kapuas saat jalan darat masih belum menghubungkan kecamatan-kecamatan yang ada. Speedboat yang tersedia dulu mulai dari yang kecil sampai yang besar (yang dimiliki oleh Bupati). Speedboat yang ada di gambar diatas mungkin memiliki mesin 40 PK atau 80 PK. Speedboat diatas adalah milik Kodim 1011 Kuala Kapuas. Badan speedboat ini terbuat dari fiberglass. Saat ini speedboat hampir menjadi kenangan. Saat ini rute yang ada untuk speedboat adalah ke Terusan Tengah dan ke Bahaur. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"