Menyendiri di Akhir Hidup: Pelajaran dari Jepang dan Implikasinya untuk Kapuas

Gambar
  Pendahuluan: Saat membaca salah satu subyek email dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now yang berjudul “Dying Alone in Japan”, saya langsung membuka email tersebut dan mencari tautan untuk membaca artikelnya. Rupanya artikel ini dari The Guardian ( Life at the heart of Japan’s lonely deaths epidemic: ‘I would be lying if I said I wasn’t worried’ | Japan | The Guardian ). Sedih juga membacanya, bagaimana begitu banyak orang tua di Jepang yang meninggal dalam keadaan tidak ditemani oleh siapa pun. Bahkan ada yang tetangganya baru mengetahui yang bersangkutan meninggal setelah lima bulan. Hal ini mengingatkan penulis saat tinggal di barak di Kelvin Grove Road, Brisbane, Australia. Di samping barak yang penulis tempati, ada seorang nenek. Setiap hari nenek tersebut dikunjungi oleh seorang kakek yang sering mengetuk pintu kamarnya, kemudian menanyakan bagaimana kabarnya. Setelah penulis baca-baca tentang kehidupan di Australia, ternyata kakek tersebut mel

Open House SDIT Al-Amin Kapuas

Pada tanggal 21 Maret 2015 bertempat di ruang kelas SDIT Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan Open House. Kegiatan yang dilaksanakan oleh para guru SDIT ini diikuti oleh calon orang tua murid. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan Qur'an oleh siswa kelas 3. Mereka membaca surat Al-Jatsiyah. Acara dilanjutkan dengan tausiyah mengenai bagaimana orang tua membangun hubungan baik dengan anak-anak mereka.

Dalam sosialisasi yayasan, Bapak Hasanudin, memperkenalkan profil yayasan mulai dari visi dan misinya serta berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan. Beliau mengajak agar orang tua terlibat dalam pendidikan anak-anak. Misi Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) adalah menciptakan generasi emas pada tahun 2045.

Pak Hasanudin memperkanalkan seluruh personil yayasan dan seluruh lembaga yang dimiliki yaitu KBIT, TPAIT, TKIT, SDIT, SMPIT, MTs, MA dan SMK Farmasi Al-Amin. Beliau mengajak para orang tua murid untuk berperan dalam pembangunan Islamic Center Al-Amin Kapuas dengan biaya Rp 61.037.750.000.

Ibu Sarah, Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Amin, menjelaskan tentang visi, misi, strategi pembelajaran, serta rincian biaya pemmbelajaran.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan