Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Parkir RSUD Dikelola Dinas Perhubungan

Sejak bulan lalu, parkir RSUD sudah dikelola oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kapuas. Parkir yang dikelola mulai dari depan asrama, depan paviliun, depan, samping dan belakang RS. Parkir kendaraan menjadi lebih rapi. Di depan paviliun jumlah kendaraan yang di parkir berkisar dari 30-an sampai 100-an motor. Di masing-masing lokasi parkir ada petugasnya. Meskipun tidak ada tanda pengenalnya, para petugas parkir mengetahui mana yang punya orang rumah sakit, mana yang punya pasien dan keluarganya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini