Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-209 dan HUT ke-69 Pemkab Kapuas


Pada hari Senin, 23 Maret 2015 bertempat di Stadion Panunjung Tarung dilaksanakan kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-209 dan Hari Ulang Tahun ke-69 Pemerintah Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota DPD RI perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. H. M. Mawardi, MM dan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang. Acara ini diisi dengan hiburan paduan suara dari SMAN 1 Kuala Kapuas.

Dalam arahannya, Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan pesan sebagai berikut:
  1. Masa tugas Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah akan berakhir pada bulan Agustus 2015, sedangkan pemilihan umum kepala daerah akan dilaksanakan secara serentak pada bulan Desember 2015. Beliau mengajak semua pihak untuk menjaga etika demokrasi.
  2. Beliau mengharapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) netral dalam menghadapi pemilihan kepada daerah tersebut.
  3. Masyarakat Kalimantan Tengah diharap tidak terprovokasi dengan ISIS. Kita harus menjaga kerukunan diantara umat beragama dengan prinsip Huma Betang.
  4. Beliau berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas yang sudah menerapkan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)