Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2

Gambar
  Kuala KAPUAS  – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. ​Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...

dr. Tonun Irawaty, nominator dokter teladan

Spanduk ucapan selamat datang bagi tim penilai
Pada hari Sabtu 18 April 2015 ada suasana lain di Puskesmas Melati, Kec. Selat Kab. Kapuas. Rupanya pagi itu semua sedang bersiap-siap kedatangan tamu dari Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka penilaian tenaga kesehatan teladan tingkat provinsi Kalteng. Dari 4 tenaga kesehatan yang diusulkan dari Kabupaten Kapuas , hanya dr. Tonun Irawaty P yang berhasil masuk menjadi salah satu nominator untuk kategori tenaga medis (dokter).

dr. Agustina Ponasti dan dr. Herry Tjahyono (dua tengah)
Presentasi telah dipaparkan awal April yang lalu, dan kali ini para tim juri akan melakukan klarifikasi di lapangan. Aspek yang dinilai tentu tidak hanya pribadi sebagai seorang tenaga medis, namun sejauh mana kiprah di puskesmas (manajemen, upaya kesehatan perorangan, upaya kesehatan masyarakat), pelibatan peran serta masyarakat, organisasi profesi, lintas sektor, dan sebagainya. 
Tim Juri yang hadir adalah dr. Hery dari Ikatan Dokter Indonesia dan dr. Agustina Ponasti dari Dinkes Provinsi Kalteng. 

Sambutan dr. Tonun Irawaty
Momen penilain ini cukup meriah karena dihadiri pula oleh para tokoh masyarakat, PKK, kader posyandu (menyambut dengan rebananya), anak-anak PAUD binaan Puskesmas Melati, organisasi profesi, perwakilan Kecamatan, Lurah, Polres, pendeta, tokoh agama, selain tentunya dari Dinas Kesehatan.

Semoga momentum penilaian ini membawa kebaikan bagi majunya pelayanan kesehatan di Kabupaten Kapuas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas