DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

dr. Tonun Irawaty, nominator dokter teladan

Spanduk ucapan selamat datang bagi tim penilai
Pada hari Sabtu 18 April 2015 ada suasana lain di Puskesmas Melati, Kec. Selat Kab. Kapuas. Rupanya pagi itu semua sedang bersiap-siap kedatangan tamu dari Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka penilaian tenaga kesehatan teladan tingkat provinsi Kalteng. Dari 4 tenaga kesehatan yang diusulkan dari Kabupaten Kapuas , hanya dr. Tonun Irawaty P yang berhasil masuk menjadi salah satu nominator untuk kategori tenaga medis (dokter).

dr. Agustina Ponasti dan dr. Herry Tjahyono (dua tengah)
Presentasi telah dipaparkan awal April yang lalu, dan kali ini para tim juri akan melakukan klarifikasi di lapangan. Aspek yang dinilai tentu tidak hanya pribadi sebagai seorang tenaga medis, namun sejauh mana kiprah di puskesmas (manajemen, upaya kesehatan perorangan, upaya kesehatan masyarakat), pelibatan peran serta masyarakat, organisasi profesi, lintas sektor, dan sebagainya. 
Tim Juri yang hadir adalah dr. Hery dari Ikatan Dokter Indonesia dan dr. Agustina Ponasti dari Dinkes Provinsi Kalteng. 

Sambutan dr. Tonun Irawaty
Momen penilain ini cukup meriah karena dihadiri pula oleh para tokoh masyarakat, PKK, kader posyandu (menyambut dengan rebananya), anak-anak PAUD binaan Puskesmas Melati, organisasi profesi, perwakilan Kecamatan, Lurah, Polres, pendeta, tokoh agama, selain tentunya dari Dinas Kesehatan.

Semoga momentum penilaian ini membawa kebaikan bagi majunya pelayanan kesehatan di Kabupaten Kapuas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)