Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Jambore Kader PKK Kabupaten Kapuas 2015

Lomba Cepat Tepat Jambore PKK Kabupaten Kapuas 2015
Pada tanggal 21-22 Mei 2015 TP PKK Kabupaten Kapuas mengadakan Jambore Kader PKK tingkat Kabupaten. Kegiatan ini adalah yang kedua kalinya diselenggarakan, diikuti oleh 340 kader PKK kecamatan dan desa / kelurahan se-Kabupaten Kapuas. Jambore yang dilaksanakan dengan semangat kegembiraan dan kebersamaan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader,  sekaligus memberi penghargaan atas peran kader selama ini sebagai penggerak dan motivator di masyarakat dalam melaksanakan 10 program Pokok PKK.

Kegiatan pembukaan dilaksanakan tanggal 20 Mei di Lapangan Bukit Ngalangkang oleh Bupati Kapuas, setelah sebelumnya Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas menyampaikan laporan.  Acara dilanjutkan dengan defile dari 17 kecamatan, di mana tiap kecamatan menampilkan atraksinya di depan panggung kehormatan dengan atraksi penuh kreasi.

Dalam jambore ini, ada berbagai macam lomba yaitu lomba defile, lomba pidato IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat untuk pencegahan dini kanker leher rahim), lomba jingle IVA, lomba penyuluhan pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), lomba penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB), lomba Penyuluhan Gemar Makan Ikan, Lomba membuat Alat Permainan Edukatif (APE), Lomba Cerdas Cermat Kadarzi bagi Kader Kesehatan, lomba menggiring bola dengan sayur,dan  lomba pesan berantai.  Ada juga malam kesenian yang menampilkan kreasi pakaian benang bintik dan pertunjukan seni dari masing-masing kecamatan.

Kegiatan ditutup pada tanggal 22 Mei. Para pemenang lomba mendapatkan hadiah piala dan sejumlah hadiah lainnya, termasuk hadiah dari Bank Syariah Mandiri. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"